Berbeda! Budaya Makan Korea Tetap Diketahui

Berbeda! Budaya Makan Korea Tetap Diketahui

Mendengar kata Korea tentu yang pertama kali Anda pikirkan tentulah dunia k-pop. Pasalnya Korea mempunyai segudang bintang k-pop yang sangat indah. Belum lagi di tambah dengan berbagai budaya tempat yang mesti Anda kenal. Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya bukbang, atau makan besar. Sepertinya akhir-akhir ini beragam chanel YouTube menawarkan penampilan mukbang para talentanya.

 

Tapi apakah Anda tahu bukan cuma mukbang loh, cara makan ala Korea yang mesti Anda kenal. Ada banyak lagi hal menarik dari kultur orang makan ala negeri gingseng ini. Bisa dibilang beda daerah memiliki keunikan tersendiri dan budaya tersendiri di dalam kehidupannya. Yang tentunya sangat berbeda dengan negara Indonesia.

 

Yang pertama bila Anda makan di Korea Anda tidak situasi sulit jika setelah makan bersendawa. Jikalau di Indonesia apalagi di Jawa tentu Anda akan di anggap tidak sopan. Namun seandainya di Korea amat di anjurkan bila Anda bersendawa. Karena sendawa di anggap sebagai apresiasi untuk makanan yang di santapnya. Sehingga orang yang sudah membikin hidangan atau yang menyediakannya merasa di hargai makanannya.

 

Kebiasaan lain yang cukup menarik dari cara makan ala Korea ini yakni menyeruput kuah dari mangkoknya. Mungkin di tanah air sistem makan yang seperti ini betul-betul tak sopan. https://www.ilmubudaya.com/ telah di anggap biasa. Tidak lain karena jauh lebih praktis untuk di lakukan. Kecuali itu banyak pula makanan Korea yang memang memakai kuah di dalamnya. Pasti Anda malah kerap kali memperhatikan di pelbagai serial drama.

 

Nah ada lagi yang menarik mengenai metode makan ala Korea ini. Apabila umumnya Anda mengorder makanan di rumah makan, Anda mesti membayar seluruh yang Anda makan. Namun kalau di Korea Anda tak perlu membayar untuk hidangan pelengkap. Meski Anda memakan sebanyak apa pun, Anda hanya tetap membayar untuk hidangan utama saja. Wah tentu saja amat menarik. Apalagi untuk Anda yang hobi makan. Sepertinya budaya makan Korea layak disebut super unik dan menarik.

Il Comitato Processione Venerdì Santo

ringrazia la famiglia Aviani e la famiglia Centoscudi, per la disponibilità dei terreni senza i quali la Sacra Rappresentazione non sarebbe così suggestiva.
Un ringraziamento allo Studio GSG di Bagnoregio e a Mario Mecarelli per le fotografie utilizzate.
Si ringrazia inoltre chi direttamente o indirettamente contribuisce alla realizzazione dell'evento ed un grazie particolare va a tutta la comunità di Vetriolo che da anni partecipa sentitamente alla Rappresentazione del Venerdì Santo.

 

contattaci